Kamis, 21 Juli 2011

Macam Kerusakan Proyektor Dan Solusi Nya


Berikut ini adalah macam-macam kerusakan pada proyektor dan solusi bagimana menanganinya. :

MENGGUNAKAN PROJECTOR DENGAN HATI-HATI
Kebanyakan komponen proyektor sangat peka terhadap getar, benturan dan ruang yang sempit, yang semuanya dapat menyebabkan kerusakan pada proyektor. Lampu proyektor sangat sensitif. Ketika proyektor dinyalakan, setiap gerakan berpotensi merugikan lampu dan bahkan dapat menyebabkan kecelakaan proyektor. Hindari gerakan proyektor sebanyak mungkin ketika dinyalakan.
HINDARI MEMBUAT SAMBUNGAN SAAT PROJECTOR DINYALAKAN
Sangat direkomendasikan tidak membuat koneksi sinyal ketika proyektor dinyalakan (terutama saat menghubungkan VGA / D-sub port), karena kabel sinyal membawa perbedaan arus listrik tiba-tiba dapat menyebabkan lampu proyektor membakar
JANGAN CABUT UNIT SEGERA SETELAH DIMATIKAN
Ketika tombol power-off di proyektor atau remote control ditekan, gambar di layar menghilang, tetapi itu tidak berarti bahwa proyektor telah berhenti bekerja. Lampu proyektor biasanya masih cukup panas, sehingga kipas pendingin biasanya akan tetap berjalan untuk 1 atau 2 menit untuk memungkinkan lampu menjadi dingin. Jika daya dicabut segera setelah menekan tombol matikan, kipas akan berhenti bekerja, yang bisa membahayakan lampu dan membuat lampu cepat rusak. Untuk menghindari hal ini, jangan cabut power segera setelah menekan tombol power-off
PILIH METODE EKONOMI JIKA MEMUNGKINKAN
Proyektor dengan tingkat kecerahan tinggi output-nya mungkin datang dengan pilihan modus ekonomi untuk memungkinkan menjalankannya kurang dari kecerahan penuh. Sebagai contoh, sebuah proyektor 3000 lumen mungkin hanya mampu menghasilkan output 2000 lumen ketika berjalan pada modus ekonomi. Keuntungannya adalah bisa memperpanjang umur lampu. Jika lampu mampu bertahan 2000 jam per tahun saat berjalan pada kecerahan penuh, modus ekonomi potensial dapat memperpanjang hidup lampu hingga 3.000 jam. Oleh karena itu, jika tempat kerja tidak memerlukan kecerahan tinggi, lebih disukai untuk menjalankan proyektor pada mode ekonomi.
OPERASIKAN DALAM KONDISI YANG SESUAI
Seperti produk elektronik lainnya, proyektor juga memerlukan lingkungan operasi yang tepat. Lampu proyektor menghasilkan banyak panas yang harus dihilangkan dengan cepat selama operasi. Pendinginan yang tidak cukup dapat menyebabkan kerusakan lampu, dan bahkan dapat menyebabkan gagal. Oleh karena itu disarankan bahwa proyektor tidak digunakan ketika suhu udara terlalu panas atau dingin, yang mungkin akan memiliki pengaruh negatif. Umumnya disarankan rentang temperatur antara 40° F (5° C) dan 95° F (35° C). Juga hindari beroperasi di tempat terlalu lembab atau berdebu.
MEMBERSIHKAN LENSA SECARA TERATUR
Setelah jangka waktu tertentu, debu dapat menumpuk pada lensa dan mempengaruhi kualitas gambar yang diproyeksikan. Silahkan bersihkan lensa secara teratur dengan menggunakan selembar kertas pembersih lensa.
MEMBERSIHKAN FILTER SECARA BERKALA
Kebanyakan proyektor memiliki filter untuk mencegah debu masuk ke dalam proyektor. Namun, debu dapat menumpuk di blok filter pada jangka waktu penggunaan yang lama. Hal ini menyebabkan penurunan aliran udara yang bergerak melalui proyektor dan akan mengurangi efisiensi pendinginan. Oleh karena itu, diperlukan pembersihan filter secara berkala. Silakan baca manual produk untuk mendapatkan metode pembersihan yang direkomendasikan
SIMPAN PROJECTOR DENGAN CARA YANG TEPAT
Harap simpan proyektor Anda jauh dari tempat dengan suhu ekstrim, lembap, atau tempat yang berdebu. Jika proyektor tidak akan digunakan untuk jangka waktu yang lama, disarankan menempatkannya kembali dalam kemasan aslinya dan menyimpannya di tempat sejuk dan kering.
TUNGGU BEBERAPA SAAT ATAU MEMILIH SUMBER YANG BENAR, JIKA TIDAK ADA GAMBAR DARI PROJECTOR
Waktu yang bisanya dibutuhkan oleh sebuah proyektor adalah antara 30 sampai 60 detik untuk pemanasan setelah Anda menghubungkan kabel signal dan tombol mulai. Jika tidak ada gambar setelah periode pemanasan, penyebab yang paling mungkin adalah pilihan yang salah dari sumber sinyal input (DVD, komputer, dll). Pada saat ini, perlu untuk memilih sumber yang benar secara manual melalui remote control atau tombol pada proyektor.

0 komentar:

Poskan Komentar